Idul Adha di Tengah Penugasan, Prajurit TNI di Kongo Jadikan Momen Lebaran sebagai Penguat Semangat Pengabdian
Kongo — Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah menjadi momen penuh makna bagi prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas INDO RDB XXXIX-G MONUSCO. Meski berada ribuan kilometer dari Indonesia, para prajurit tetap merayakan hari besar umat Islam tersebut dengan penuh kekhusyukan dan rasa syukur.
Pelaksanaan Salat Idul Adha berlangsung di sejumlah sektor penugasan, termasuk di Ndromo Camp, TOB Tchabi, POB Komanda, dan POB Bogoro, wilayah operasi pasukan penjaga perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Republik Demokratik Kongo.
Di tengah tugas menjaga stabilitas dan keamanan wilayah misi, para prajurit menyempatkan diri untuk memperingati Idul Adha sebagai sarana memperkuat keimanan dan membangun semangat kebersamaan.
Suasana kekeluargaan terasa hangat meskipun jauh dari keluarga dan kampung halaman. Setelah pelaksanaan salat, personel satgas menggelar silaturahmi dan makan bersama sebagai bentuk rasa syukur atas kesempatan menjalankan ibadah di tanah misi.
Beragam sajian khas Nusantara seperti rendang, opor ayam, gulai kambing, dan lontong turut dihadirkan untuk menghadirkan nuansa Lebaran yang akrab bagi para prajurit.
Bagi banyak personel, momen tersebut menjadi pengobat rindu sekaligus pengingat akan keluarga yang berada di tanah air.
Komandan Satgas menyampaikan bahwa semangat Idul Adha mengandung nilai-nilai pengorbanan, keikhlasan, dan kepedulian yang sejalan dengan tugas seorang prajurit penjaga perdamaian.
Menurutnya, kebersamaan yang terbangun di lingkungan satgas menjadi kekuatan penting dalam menjaga semangat dan profesionalisme selama menjalankan mandat internasional.
Selain memperkuat hubungan antar personel, perayaan Idul Adha juga menjadi momentum untuk merefleksikan makna pengabdian kepada bangsa dan kemanusiaan.
Satgas INDO RDB XXXIX-G MONUSCO terus berkomitmen menjalankan tugas dengan disiplin, dedikasi, dan tanggung jawab sebagai representasi Indonesia di forum perdamaian dunia.
Melalui semangat Idul Adha, para prajurit kembali meneguhkan komitmennya untuk menjaga kehormatan bangsa sekaligus berkontribusi dalam menciptakan perdamaian global.
Jauh dari Tanah Air, Dekat dengan Tugas dan Pengabdian; Itulah Semangat Prajurit Indonesia yang Tetap Menyala di Tanah Misi.
Romo Kefas



