Purna Tugas dengan Prestasi, Prajurit Brigif 20 dan Yonif 754 Kostrad Disambut Penuh Kehormatan
Timika — Keberhasilan pelaksanaan tugas operasi Satgas Pengamanan Objek Vital Nasional (Pamobvitnas) PT Freeport Indonesia Tahun Anggaran 2025–2026 mendapat apresiasi dari Brigif 20 Kostrad melalui tradisi penyambutan bagi para prajurit yang telah kembali ke satuan, Selasa (26/05/2026).
Tradisi militer tersebut digelar sebagai bentuk penghormatan kepada personel Brigif 20 Kostrad dan Yonif 754 Kostrad yang telah menyelesaikan tugas negara dengan baik serta kembali ke markas dalam kondisi lengkap, sehat, dan aman.
Suasana penuh kebanggaan terlihat saat para prajurit memasuki kesatrian setelah menuntaskan penugasan yang berlangsung selama beberapa bulan di kawasan objek vital nasional PT Freeport Indonesia.
Selama berada di daerah operasi, para prajurit dinilai mampu menjalankan tugas pengamanan dengan disiplin tinggi, menjaga stabilitas keamanan, serta menunjukkan loyalitas terhadap tugas yang diemban.
Komandan Brigif 20/Ima Jaya Keramo, Kolonel Inf Agus Rediyanto, S.E., M.Si., yang memimpin langsung kegiatan tersebut menyampaikan penghargaan kepada seluruh personel atas dedikasi dan pengorbanan selama bertugas.
Menurutnya, keberhasilan sebuah satuan tidak hanya ditentukan oleh tercapainya sasaran operasi, tetapi juga oleh kemampuan menjaga keselamatan seluruh personel hingga kembali ke pangkalan.
“Keberhasilan ini merupakan hasil dari kerja sama, disiplin, loyalitas, dan semangat juang yang terus dijaga selama penugasan,” ujarnya.
Tradisi penyambutan juga menjadi sarana memperkuat jiwa korsa dan menumbuhkan rasa bangga sebagai bagian dari keluarga besar Kostrad.
Momen tersebut sekaligus menjadi bentuk penghargaan moral bagi prajurit yang telah mengorbankan waktu, tenaga, dan pikiran demi menjalankan amanah negara.
Kehangatan dan rasa syukur terlihat dari seluruh rangkaian kegiatan yang berlangsung dengan penuh semangat kebersamaan.
Brigif 20 Kostrad berharap pengalaman selama operasi dapat menjadi bekal berharga bagi para prajurit dalam menghadapi berbagai tantangan tugas di masa mendatang.
Melalui tradisi tersebut, nilai-nilai pengabdian, loyalitas, dan profesionalisme terus diwariskan sebagai bagian dari budaya satuan yang harus dijaga dan dipertahankan.
Kepulangan Prajurit dengan Selamat Adalah Kehormatan, Sedangkan Keberhasilan Menjalankan Tugas Adalah Kebanggaan Bagi Satuan dan Bangsa.
Romo Kefas



