Idul Adha Jadi Momentum Berbagi, Divif 3 Kostrad Salurkan Daging Kurban kepada Masyarakat
Gowa — Semangat kebersamaan dan kepedulian sosial mewarnai perayaan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah di lingkungan Divisi Infanteri 3 Kostrad. Melalui pelaksanaan salat Idul Adha dan penyembelihan hewan kurban, Divif 3 Kostrad kembali menunjukkan komitmennya untuk hadir dan berbagi dengan masyarakat sekitar.
Kegiatan yang berlangsung di Masjid Al-Fatih Divif 3 Kostrad, Pakatto, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Rabu (27/05/2026), diikuti oleh prajurit, anggota Persit Kartika Chandra Kirana, serta keluarga besar Divif 3 Kostrad.
Panglima Divisi Infanteri 3 Kostrad Brigjen TNI Wulang Nur Yudhanto, S.E., M.M., M.Han., memimpin langsung rangkaian kegiatan yang berlangsung dalam suasana penuh kekhusyukan dan kebersamaan.
Dalam kesempatan tersebut, Pangdivif 3 Kostrad menegaskan bahwa Idul Adha bukan hanya perayaan keagamaan, tetapi juga momentum untuk memperkuat nilai-nilai keikhlasan, pengorbanan, dan kepedulian terhadap sesama.
Menurutnya, semangat berkurban harus diwujudkan dalam tindakan nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat dan mempererat hubungan antara prajurit dengan warga.
Usai proses penyembelihan hewan kurban, daging kurban dibagikan kepada masyarakat yang berada di sekitar lingkungan satuan.
Pembagian tersebut disambut antusias oleh warga yang menerima manfaat dari program sosial tahunan tersebut.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi bentuk ibadah, tetapi juga sarana memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat melalui pendekatan kemanusiaan dan kebersamaan.
Suasana kekeluargaan terlihat sepanjang kegiatan, mulai dari pelaksanaan ibadah hingga distribusi daging kurban kepada masyarakat.
Divif 3 Kostrad berharap momentum Idul Adha dapat menjadi inspirasi untuk terus menumbuhkan semangat berbagi, mempererat persaudaraan, dan meningkatkan kepedulian sosial di tengah kehidupan bermasyarakat.
Sebagai bagian dari TNI AD, Divif 3 Kostrad berkomitmen untuk terus menjalankan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara, termasuk melalui kegiatan-kegiatan sosial yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
Nilai Pengorbanan Menjadi Lebih Bermakna Ketika Diwujudkan dalam Kepedulian dan Kebahagiaan yang Dirasakan Bersama.
Romo Kefas



