SEMANGAT PENTAKOSTA TUMBUHKAN KEAKRABAN JEMAAT DI GPIAI FILADELFIA BOGOR
Bogor, 24 Mei 2026 — Rangkaian Doa 10 Hari Pentakosta di GPIAI Filadelfia Bogor meninggalkan kesan mendalam bagi jemaat yang hadir. Tidak hanya menjadi momentum penguatan iman, kegiatan yang berlangsung sejak 15 Mei 2026 itu juga menghadirkan suasana persaudaraan yang hangat dan penuh kekeluargaan di tengah jemaat Tuhan.
Di bawah penggembalaan Pdt. Dr. Leo Fransisco, M.Pd, jemaat mengikuti setiap rangkaian doa dengan penuh kerinduan akan lawatan Roh Kudus. Pujian, penyembahan, dan doa yang dinaikkan setiap malam menjadi bagian penting dalam membangun kehidupan rohani yang semakin kuat dan dewasa.
Penutupan kegiatan yang berlangsung semalam di gereja yang beralamat di Blok BD No. 6–7, Jalan Cendana, Perumahan Graha Indah, RT 02/RW 04, Kelurahan Kedunghalang, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor berlangsung dalam nuansa sederhana namun penuh makna.
Salah satu momen yang mencuri perhatian adalah kebersamaan jemaat saat menikmati makan bersama setelah ibadah penutupan selesai. Dengan duduk beralaskan tikar dan daun pisang, jemaat tampak menikmati suasana penuh kehangatan sambil berbincang dan saling menguatkan. Tidak terlihat batas antara satu dengan yang lain, semua menyatu dalam sukacita sebagai keluarga besar di dalam Kristus.
Bagi jemaat, kegiatan tersebut bukan sekadar agenda gerejawi tahunan, melainkan bagian dari perjalanan iman untuk belajar hidup dalam kasih, kerendahan hati, dan persatuan. Kehadiran anak-anak, pemuda, kaum ibu hingga orang tua menunjukkan bahwa semangat Pentakosta mampu menyatukan berbagai generasi dalam satu ikatan rohani yang kuat.
Kebersamaan yang terbangun selama sepuluh hari doa itu menjadi bukti bahwa gereja tidak hanya bertumbuh melalui ibadah, tetapi juga melalui hubungan yang saling mendukung dan mengasihi. Di tengah tantangan kehidupan yang semakin kompleks, persekutuan seperti ini menjadi kekuatan tersendiri bagi jemaat untuk tetap teguh dalam iman.
Melalui kegiatan tersebut, GPIAI Filadelfia Bogor berharap semangat doa dan kasih persaudaraan terus terpelihara dalam kehidupan sehari-hari, sehingga jemaat dapat menjadi terang dan membawa damai bagi lingkungan sekitar.
Jurnalis : Atma Nurdjati
Editor : Vicken Highlender



