Pendekatan Humanis Satgas Yonarmed 12 Kostrad Berbuah Kepercayaan Warga Perbatasan
Belu — Pendekatan persuasif dan humanis yang dilakukan Satgas Pamtas RI–RDTL Sektor Timur Yonarmed 12 Kostrad kembali membuahkan hasil positif di wilayah perbatasan. Melalui Pos Salore Kompi 1, personel satgas menerima penyerahan sukarela satu pucuk senjata api jenis Springfield dari warga Dusun Mudafehan, Desa Tulakadi, Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu, Minggu (17/5/2026).
Senjata tersebut diserahkan oleh seorang warga lanjut usia berinisial Bpk. D.A (67) yang mengaku selama ini menyimpan senjata peninggalan konflik masa lalu di kediamannya.
Penyerahan berlangsung secara sukarela setelah terjalin komunikasi dan hubungan baik antara personel Satgas Pos Salore dan masyarakat setempat melalui berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan.
Peristiwa tersebut berawal saat personel Satgas melaksanakan bakti sosial pelayanan kesehatan keliling kepada masyarakat Dusun Mudafehan pada Jumat (15/5/2026).
Dalam kegiatan tersebut, personel memberikan pemeriksaan kesehatan kepada warga, termasuk Bpk. D.A yang saat itu mengalami keluhan demam dan batuk.
Selain pelayanan kesehatan, personel satgas juga melaksanakan komunikasi sosial dan anjangsana guna mempererat hubungan kekeluargaan dengan masyarakat di wilayah perbatasan.
Kedekatan yang terbangun membuat warga merasa nyaman dan percaya kepada personel Satgas Pos Salore hingga akhirnya mengungkapkan keberadaan senjata api yang disimpannya.
Melalui pendekatan persuasif dan tanpa unsur paksaan, personel memberikan pemahaman mengenai pentingnya menjaga keamanan lingkungan serta risiko kepemilikan senjata api ilegal.
Dengan kesadaran penuh, warga tersebut akhirnya menyerahkan satu pucuk senjata api jenis Springfield kepada personel Pos Salore untuk diamankan.
Danpos Salore, Arif Adiyanto, menyampaikan apresiasi atas kesadaran masyarakat dalam mendukung terciptanya situasi aman dan kondusif di wilayah perbatasan.
Menurutnya, keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa pendekatan humanis melalui pelayanan sosial dan komunikasi yang baik mampu membangun kepercayaan masyarakat terhadap aparat.
Ia menegaskan bahwa kehadiran Satgas tidak hanya menjaga keamanan perbatasan, tetapi juga hadir membantu masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial dan kemanusiaan.
Kegiatan tersebut mencerminkan komitmen Satgas Pamtas RI–RDTL Sektor Timur Yonarmed 12 Kostrad dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah perbatasan dengan mengedepankan pendekatan teritorial yang humanis dan persuasif.
Kedekatan dengan Rakyat Jadi Kekuatan Menjaga Keamanan Perbatasan.
Romo Kefas



