Kostrad Gencarkan Edukasi Bahaya Narkoba untuk Perkuat Disiplin Prajurit
Bogor — Sebagai bentuk komitmen dalam memerangi penyalahgunaan narkotika, Kostrad menggelar kegiatan Penyuluhan Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) bagi prajurit di Aula Mandala Makostrad, Gambir, Jakarta Pusat, Senin (18/5/2026).
Kegiatan tersebut merupakan program rutin Semester I Tahun Anggaran 2026 yang dilaksanakan oleh Staf Intelijen (Sintel) Kostrad bekerja sama dengan Kesehatan Kostrad.
Penyuluhan bertujuan meningkatkan pemahaman prajurit mengenai bahaya narkoba sekaligus memperkuat langkah pencegahan agar lingkungan satuan tetap sehat, disiplin, dan bebas dari penyalahgunaan narkotika.
Pabandyapam Sintel Kostrad, Letkol Kav Sutikno, selaku Ketua Tim dari Sintel Kostrad, menegaskan bahwa perang terhadap narkoba harus menjadi komitmen bersama seluruh prajurit.
Menurutnya, narkotika tidak hanya merusak kesehatan, tetapi juga dapat menghancurkan masa depan personel dan mengganggu profesionalisme dalam pelaksanaan tugas.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap seluruh prajurit semakin sadar akan bahaya narkoba dan mampu menjaga diri serta lingkungan satuan dari pengaruh negatifnya,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, Kapten Ckm dr. Adri dari Kesehatan Kostrad hadir sebagai narasumber dan memberikan materi mengenai dampak penyalahgunaan narkotika terhadap kesehatan fisik maupun mental.
Ia juga menekankan pentingnya edukasi dan pengawasan secara berkelanjutan untuk mencegah penyalahgunaan narkoba di lingkungan militer maupun masyarakat umum.
Menurutnya, prajurit TNI harus menjadi contoh yang baik dalam mendukung gerakan anti narkoba dan menjaga gaya hidup sehat.
Kegiatan berlangsung dengan penuh antusiasme dari para peserta yang mengikuti sesi penyuluhan dan diskusi terkait upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika.
Melalui program P4GN yang dilaksanakan secara rutin, Kostrad terus memperkuat komitmen menciptakan lingkungan satuan yang bersih, profesional, dan bebas narkoba.
Langkah preventif tersebut diharapkan mampu memperkuat ketahanan personel sekaligus mendukung terbentuknya prajurit yang disiplin dan berintegritas tinggi.
Prajurit Bersih dari Narkoba, Kekuatan Kostrad Semakin Terjaga.
Romo Kefas



