Perempuan Pengusaha Bogor Didorong Jadi Motor Penggerak Ekonomi dan Pencipta Lapangan Kerja
BOGOR – Peran perempuan dalam dunia usaha dinilai semakin strategis, tidak hanya sebagai pelaku ekonomi, tetapi juga sebagai agen perubahan yang mampu menciptakan lapangan kerja dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Hal tersebut mengemuka dalam kegiatan penguatan kapasitas anggota yang diselenggarakan DPC Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Kota Bogor, Jumat (19/6/2026).
Kegiatan yang dihadiri puluhan pengusaha perempuan itu menjadi wadah diskusi mengenai tantangan dunia usaha, pengembangan sumber daya manusia, hingga pentingnya kepemimpinan dalam membangun organisasi yang solid dan berdaya saing.
Ketua DPRD Kota Bogor, Adityawarman Adil, yang hadir dalam kegiatan tersebut menilai keberadaan perempuan pengusaha memiliki kontribusi besar terhadap roda perekonomian daerah. Menurutnya, banyak sektor usaha yang tumbuh dan bertahan berkat ketekunan serta kemampuan perempuan dalam membaca peluang usaha.
Di tengah ketidakpastian ekonomi global, kata dia, keberanian perempuan untuk membangun usaha patut mendapat apresiasi. Selain menciptakan nilai ekonomi, para pelaku usaha perempuan juga berkontribusi membuka kesempatan kerja bagi masyarakat.
“Ketika sebuah usaha berkembang, manfaatnya tidak hanya dirasakan pemilik usaha, tetapi juga pekerja, keluarga mereka, dan masyarakat sekitar. Di situlah nilai penting kewirausahaan,” ujarnya.
Ia juga menilai organisasi seperti IWAPI memiliki peran strategis dalam memperkuat ekosistem usaha perempuan di Kota Bogor. Melalui jejaring yang dimiliki, para anggota dapat saling berbagi pengalaman, memperluas akses pasar, dan meningkatkan kemampuan manajerial.
Sementara itu, Ketua DPC IWAPI Kota Bogor, Dhany Rose, mengatakan bahwa tantangan dunia usaha saat ini tidak hanya berkaitan dengan modal dan pemasaran, tetapi juga kemampuan membangun kepemimpinan yang adaptif terhadap perubahan.
Menurutnya, setiap anggota IWAPI pada dasarnya adalah pemimpin di lingkungan usahanya masing-masing. Namun ketika berada dalam organisasi, mereka dituntut memiliki kemampuan bekerja sama, membangun komunikasi, dan menciptakan kolaborasi yang produktif.
Karena itu, kegiatan penguatan leadership menjadi bagian penting dari upaya organisasi dalam mencetak pengusaha perempuan yang tidak hanya sukses secara bisnis, tetapi juga mampu memberikan kontribusi sosial yang lebih luas.
Selain materi kepemimpinan, peserta juga mendapatkan pembekalan mengenai pemanfaatan teknologi digital dan strategi pemasaran melalui media sosial. Langkah tersebut dilakukan untuk membantu anggota beradaptasi dengan perubahan perilaku konsumen yang kini semakin terkoneksi dengan platform digital.
Dengan jumlah anggota yang mencapai sekitar 150 pengusaha perempuan di Kota Bogor, IWAPI optimistis dapat terus berkontribusi dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah. Organisasi ini juga berkomitmen memperkuat kolaborasi dengan pemerintah, dunia usaha, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya.
Di tengah tantangan ekonomi yang terus berubah, perempuan pengusaha dinilai memiliki peluang besar untuk menjadi salah satu kekuatan utama dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat. Melalui inovasi, jejaring, dan kepemimpinan yang kuat, mereka diharapkan mampu menjadi bagian dari solusi pembangunan yang berkelanjutan.
Jurnalis: Romo Kefas






