Akhirnya Ditata Setelah Puluhan Tahun, Kawasan Juanda dan Pasar Baru Bekasi Bersiap Tampil dengan Wajah Baru

Spread the love

Akhirnya Ditata Setelah Puluhan Tahun, Kawasan Juanda dan Pasar Baru Bekasi Bersiap Tampil dengan Wajah Baru

BEKASI – Kawasan Jalan Ir. H. Juanda dan Pasar Baru Bekasi yang selama bertahun-tahun menjadi pusat aktivitas perdagangan sekaligus titik kemacetan kini mulai mengalami perubahan besar. Pemerintah Kota Bekasi memulai langkah penataan yang disebut sebagai salah satu pembenahan kawasan perkotaan terbesar dalam beberapa tahun terakhir.

Langkah tersebut diawali dengan penertiban dan pemindahan pedagang yang selama ini berjualan di trotoar maupun badan jalan menuju lokasi resmi yang telah tersedia di dalam area Pasar Baru Bekasi. Kebijakan ini diambil untuk mengembalikan fungsi fasilitas umum sekaligus menciptakan lingkungan perdagangan yang lebih tertata.

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto mengatakan bahwa kawasan tersebut sudah terlalu lama menghadapi persoalan yang sama tanpa perubahan signifikan. Menurutnya, kondisi trotoar yang dipenuhi aktivitas perdagangan serta sistem drainase yang kurang optimal menjadi pekerjaan rumah yang harus segera diselesaikan.

“Kita ingin kawasan ini berubah menjadi lebih baik. Bukan hanya untuk pedagang, tetapi juga bagi masyarakat yang setiap hari melintas dan menggunakan fasilitas publik di sekitar Pasar Baru,” ujarnya saat melakukan peninjauan lapangan.

Pemkot Bekasi menegaskan bahwa relokasi bukan bertujuan menghilangkan aktivitas ekonomi masyarakat. Sebaliknya, pemerintah berupaya memberikan ruang usaha yang lebih layak dan aman dengan memanfaatkan los serta lapak yang tersedia di dalam pasar.

Selain relokasi pedagang, berbagai pekerjaan fisik juga mulai dilakukan secara bertahap. Saluran air yang selama ini menjadi penyebab genangan diperbaiki, sistem drainase diperkuat, penerangan jalan ditingkatkan, dan area pejalan kaki akan dibangun kembali agar dapat digunakan sesuai peruntukannya.

Bagi warga Bekasi, Jalan Juanda bukan sekadar jalur transportasi utama. Kawasan ini merupakan salah satu pusat ekonomi yang memiliki sejarah panjang dalam perkembangan kota. Karena itu, penataan yang dilakukan tidak hanya bertujuan mempercantik kawasan, tetapi juga meningkatkan kualitas aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat.

Pemerintah juga menyiapkan pengembangan kawasan pendukung di sekitar Pasar Baru, termasuk revitalisasi fasilitas publik yang diharapkan mampu menciptakan ruang interaksi baru bagi masyarakat. Dengan lingkungan yang lebih nyaman, kawasan tersebut diproyeksikan menjadi magnet ekonomi sekaligus ruang publik yang lebih ramah bagi warga.

Meski mendapat respons positif dari sebagian masyarakat, keberhasilan program ini akan sangat bergantung pada konsistensi pengawasan pascapenataan. Pemerintah perlu memastikan bahwa trotoar dan badan jalan tetap bebas dari aktivitas yang berpotensi mengembalikan kawasan ke kondisi semula.

Penataan Jalan Juanda dan Pasar Baru menjadi momentum penting bagi Kota Bekasi untuk menunjukkan bahwa pembenahan kawasan perkotaan tidak hanya sebatas proyek fisik, tetapi juga bagian dari upaya membangun kota yang lebih tertib, nyaman, dan berdaya saing di masa depan.

(Romo Kefas)

  • Related Posts

    Perkuat Sinergitas Polri dan Media, Kapolda Banten Terima Audiensi Radar Banten

    Spread the love

    Spread the loveJANGKARPENA.COM: Serang – Kapolda Banten Irjen Pol Hendra Kurniawan, S.I.K., M.M., M.H., menerima kunjungan audiensi dari jajaran Radar Banten yang berlangsung di Ruang Maung Lounge Polda Banten, Kamis…

    Ayah Kandung di Banda Aceh Diduga Perkosa Anak Sejak MIN hingga SMP, Polisi Amankan Pelaku

    Spread the love

    Spread the loveJANGKARPENA.COM: Banda Aceh – Unit IV Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polresta Banda Aceh mengungkap kasus dugaan tindak pidana pemerkosaan dan pelecehan seksual terhadap anak kandung yang…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *