Dari Kerja Bakti Menuju Kesadaran Kolektif, Yonarmed 11 Kostrad Dorong Gerakan Hijau di Kota Magelang
Magelang – Menyapu jalan, mengangkat sampah, membersihkan saluran air, hingga menata ruang terbuka hijau mungkin terlihat sebagai pekerjaan sederhana. Namun di tangan prajurit Yonarmed 11/Guntur Geni Kostrad bersama masyarakat Kota Magelang, aktivitas tersebut menjadi simbol kuat lahirnya kepedulian kolektif terhadap lingkungan melalui Gerakan Indonesia Asri.
Kegiatan yang melibatkan unsur TNI, pemerintah daerah, pelajar, komunitas, dan warga itu tidak hanya berfokus pada menciptakan kawasan yang bersih, tetapi juga membangun kesadaran bahwa menjaga lingkungan merupakan tanggung jawab bersama yang harus dilakukan secara berkelanjutan.
Sejak pagi, puluhan prajurit turun langsung ke berbagai titik yang menjadi sasaran kerja bakti. Mereka bahu-membahu dengan masyarakat membersihkan sampah, memangkas rumput liar, memperbaiki kerapian fasilitas umum, serta merawat area hijau yang menjadi paru-paru kota.
Komandan Yonarmed 11 Kostrad, Letkol Arm Ananto Kristowo, mengatakan bahwa keterlibatan prajurit dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk pengabdian yang sejalan dengan semangat kemanunggalan TNI dan rakyat.
“Menjaga lingkungan adalah bagian dari menjaga kualitas hidup masyarakat. Ketika lingkungan bersih dan sehat, manfaatnya dapat dirasakan oleh semua orang. Karena itu kami ingin menjadi bagian dari gerakan yang membangun kesadaran tersebut,” ujarnya.
Menurutnya, persoalan lingkungan tidak dapat diselesaikan hanya melalui program pemerintah. Diperlukan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat agar budaya peduli kebersihan benar-benar menjadi kebiasaan yang terus dipelihara.
Selain menghasilkan perubahan fisik pada kawasan yang dibersihkan, kegiatan ini juga memberikan nilai edukatif bagi para pelajar yang ikut berpartisipasi. Mereka belajar secara langsung tentang arti gotong royong, tanggung jawab sosial, dan pentingnya menjaga kelestarian alam sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari.
Suasana kebersamaan terlihat begitu kuat selama kegiatan berlangsung. Prajurit dan warga bekerja tanpa memandang perbedaan profesi maupun latar belakang, memperlihatkan bahwa kepedulian terhadap lingkungan mampu menyatukan berbagai unsur masyarakat dalam satu tujuan yang sama.
Bagi Yonarmed 11 Kostrad, aksi ini menjadi bukti bahwa pengabdian kepada negara tidak hanya diwujudkan melalui kesiapsiagaan di bidang pertahanan, tetapi juga melalui kontribusi nyata yang berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat.
Gerakan Indonesia Asri juga diharapkan mampu mengubah pola pikir masyarakat dari sekadar membersihkan lingkungan ketika ada kegiatan tertentu menjadi menjaga kebersihan sebagai bagian dari gaya hidup sehari-hari. Dengan demikian, hasil yang dicapai dapat terus dipertahankan dalam jangka panjang.
Kolaborasi yang terbangun antara TNI, pemerintah, sekolah, dan masyarakat menjadi modal penting dalam menciptakan kota yang lebih hijau, sehat, dan nyaman. Semangat gotong royong yang ditunjukkan dalam kegiatan ini menjadi contoh bahwa perubahan besar dapat dimulai dari tindakan kecil yang dilakukan bersama.
Yonarmed 11 Kostrad berharap semakin banyak pihak yang terinspirasi untuk mengambil bagian dalam menjaga lingkungan, sehingga budaya peduli alam dapat tumbuh di setiap lapisan masyarakat dan menjadi warisan positif bagi generasi mendatang.
Pada akhirnya, kota yang bersih bukan dibentuk oleh seberapa banyak alat yang digunakan, melainkan oleh seberapa besar kepedulian warganya untuk bergerak bersama menjaga rumah yang mereka tinggali.
Jurnalis : Romo Kefas
Editor : Tim Redaksi



