Pratu Irsan Taklukkan TransJogja Run 2026, Petarung Kangasi Berdiri di Podium Tertinggi
Yogyakarta — Semangat pantang menyerah yang melekat dalam diri seorang prajurit kembali membuahkan prestasi membanggakan. Prajurit Satu (Pratu) Irsan dari Yonif 754/ENK sukses mengharumkan nama satuannya setelah meraih gelar juara pada ajang TransJogja Run 5K 2026 yang berlangsung di Daerah Istimewa Yogyakarta, Minggu (31/05/2026).
Di tengah persaingan yang diikuti lebih dari 1.750 pelari dari berbagai daerah dan latar belakang, Pratu Irsan tampil luar biasa sejak awal perlombaan. Dengan kecepatan dan daya tahan yang terjaga hingga garis akhir, ia berhasil mencatatkan waktu 15 menit 16 detik sekaligus mengamankan posisi pertama pada kategori 5 kilometer.
Prestasi tersebut menjadi bukti bahwa disiplin dan ketekunan yang dibangun dalam kehidupan militer mampu melahirkan atlet-atlet tangguh yang siap bersaing di tingkat nasional.
Bagi Pratu Irsan, kemenangan ini bukan hanya tentang medali emas, tetapi juga tentang menjaga kehormatan satuan dan membuktikan bahwa prajurit Yonif 754/ENK mampu berprestasi di berbagai bidang.
Keberhasilannya menarik perhatian para peserta dan penonton yang memadati arena perlombaan. Dengan persaingan yang berlangsung ketat hingga kilometer terakhir, Pratu Irsan mampu mempertahankan performa terbaiknya dan meninggalkan para pesaing di belakangnya.
Komandan Yonif 754/ENK, Letkol Inf. Indra Luthfi W., menyampaikan apresiasi atas capaian yang diraih anak buahnya tersebut. Menurutnya, keberhasilan itu mencerminkan karakter Petarung Kangasi yang selalu mengedepankan semangat juang, disiplin, dan tekad kuat dalam setiap tantangan.
“Prestasi ini menunjukkan bahwa dengan kerja keras dan latihan yang konsisten, setiap prajurit mampu memberikan hasil terbaik dan mengharumkan nama satuan,” ujarnya.
Prestasi yang diraih Pratu Irsan juga menjadi motivasi bagi seluruh prajurit untuk terus mengembangkan potensi diri, baik dalam tugas kemiliteran maupun di bidang olahraga dan kompetisi lainnya.
Yonif 754/ENK selama ini dikenal aktif mendorong pembinaan fisik dan mental prajurit sebagai bagian dari upaya membentuk sumber daya manusia yang profesional, sehat, dan berdaya saing tinggi.
Keberhasilan di TransJogja Run 2026 semakin mempertegas bahwa semangat juang seorang prajurit tidak hanya terlihat di medan tugas, tetapi juga di arena olahraga yang menuntut ketangguhan fisik dan mental.
Ketika Disiplin Dipadukan Dengan Kerja Keras, Maka Garis Finis Bukan Lagi Tujuan, Melainkan Awal Dari Prestasi Yang Lebih Besar.
Romo Kefas



