DARI MEJA MAKAN HINGGA MEJA PELAYANAN: GPIAI FILADELPIA MENEGUHKAN ARTI KEBERSAMAAN DALAM FAMILY GATHERING 2026
Bogor – Di tengah derasnya arus kehidupan yang sering membuat manusia semakin sibuk dengan dunianya sendiri, keluarga besar GPIAI Filadelfia Kota Bogor dan KP. Jati Tonjong memilih berhenti sejenak untuk merayakan sebuah nilai yang semakin langka: kebersamaan.
Melalui kegiatan Family Gathering 2026 yang berlangsung pada 31 Mei hingga 1 Juni 2026 di kawasan Mediterania 2 Bukit Golf Hijau, para jemaat tidak hanya berkumpul untuk menikmati suasana rekreasi, tetapi juga membangun kembali jembatan persaudaraan yang menjadi fondasi kehidupan bergereja.
Acara diawali dengan ibadah pembukaan yang dipimpin oleh Pdt. Anna Maria KD, S.Th, yang membawakan renungan dari Mazmur 133:1-3 mengenai indahnya hidup dalam kerukunan. Firman tersebut menjadi pengingat bahwa gereja yang sehat tidak hanya bertumbuh dalam jumlah, tetapi juga bertumbuh dalam kasih, kepedulian, dan kesatuan hati.
Di lokasi kegiatan, suasana kekeluargaan terasa begitu hidup. Gelak tawa anak-anak berpadu dengan percakapan hangat para orang tua. Kaum muda berbaur tanpa sekat, sementara para pelayan gereja menikmati momen kebersamaan yang jarang ditemukan di tengah padatnya aktivitas pelayanan.
Family Gathering kali ini menghadirkan makna yang lebih dalam daripada sekadar agenda tahunan. Kegiatan tersebut menjadi ruang untuk mempertemukan kembali hati yang mungkin selama ini disibukkan oleh pekerjaan, pelayanan, dan berbagai tantangan kehidupan. Dalam suasana santai namun bermakna, setiap peserta diajak untuk mengingat kembali bahwa gereja adalah rumah bersama yang dibangun oleh kasih Kristus.
Ketika matahari mulai tenggelam dan suasana malam menyelimuti lokasi kegiatan, agenda berlanjut dengan Rapat Koordinasi Majelis GPIAI Filadelfia Kota Bogor. Momentum ini menunjukkan bahwa kebersamaan yang dibangun tidak hanya berhenti pada persekutuan, tetapi juga diwujudkan dalam tanggung jawab pelayanan.
Para majelis membahas berbagai agenda strategis gereja, mengevaluasi perjalanan pelayanan, serta merumuskan langkah-langkah yang diperlukan untuk menjawab tantangan pelayanan di masa depan. Diskusi berlangsung dalam suasana terbuka, penuh semangat, dan dilandasi oleh kerinduan yang sama untuk melihat gereja terus bertumbuh menjadi berkat bagi banyak orang.
Menariknya, tidak ada jarak antara nilai-nilai yang disampaikan dalam ibadah dengan apa yang dilakukan dalam rapat. Firman tentang persatuan yang disampaikan pada pagi hari menemukan bentuk nyatanya pada malam hari melalui semangat musyawarah dan koordinasi yang dibangun oleh para pelayan Tuhan.
Family Gathering ini seolah menjadi cermin bahwa gereja yang kuat bukanlah gereja yang bebas dari perbedaan, melainkan gereja yang mampu mengelola perbedaan dalam kasih dan menjadikannya kekuatan untuk melangkah bersama.
Lebih dari sekadar acara, Family Gathering 2026 menjadi sebuah refleksi bahwa pelayanan yang berdampak selalu berawal dari hubungan yang sehat. Sebab ketika persaudaraan terjalin dengan baik, komunikasi terbangun dengan kuat, dan visi pelayanan disatukan dalam doa, maka gereja akan mampu menghadapi berbagai tantangan zaman dengan penuh keyakinan.
Dari pertemuan sederhana di Mediterania 2 Bukit Golf Hijau ini, tersirat sebuah pesan yang kuat: bahwa masa depan gereja tidak hanya dibangun dari program-program besar, tetapi juga dari hati-hati yang bersedia berjalan bersama, saling menguatkan, dan tetap setia melayani dalam kasih Kristus.
Karena pada akhirnya, kebersamaan bukan sekadar tentang berada di tempat yang sama, melainkan tentang memiliki hati yang sama untuk memuliakan Tuhan dan melayani sesama.
Jurnalis : Atma Nurdjati
Editor : Tim Redaksi
Dokumentasi : Panitia Family Gathering GPIAI Filadelfia 2026
“Persaudaraan yang dipelihara dalam kasih akan melahirkan pelayanan yang berdampak dan gereja yang bertumbuh.”



