Prajurit Yonif 754 Kostrad Kembali dari Penugasan Freeport dengan Penuh Kebanggaan
Timika — Seluruh personel Satgas Pamobvitnas PT Freeport Indonesia BKO 301 Yonif 754 Kostrad kembali ke markas satuan setelah menyelesaikan tugas pengamanan objek vital nasional tahun 2025–2026 dengan aman dan lengkap, Sabtu (23/05/2026).
Kepulangan para prajurit disambut penuh rasa syukur dan kebanggaan oleh keluarga besar Yonif 754 Kostrad setelah menjalankan tugas negara di wilayah operasi.
Selama masa penugasan, para prajurit yang dikenal sebagai Petarung Kangasi menjalankan tugas pengamanan dengan disiplin, loyalitas, dan semangat pengabdian yang tinggi.
Berbagai tantangan di lapangan mampu dihadapi dengan baik melalui kekompakan, profesionalisme, dan jiwa korsa yang terus dijaga antar personel.
Komandan Yonif 754 Kostrad Letkol Inf Indra Luthfi Wibisono menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel atas keberhasilan menyelesaikan tugas dan kembali dalam keadaan selamat.
Menurutnya, keselamatan seluruh personel merupakan keberhasilan yang sangat berarti bagi satuan.
“Kembalinya seluruh prajurit dalam keadaan lengkap dan aman menjadi kebanggaan tersendiri bagi keluarga besar Yonif 754 Kostrad,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa keberhasilan penugasan tidak hanya dilihat dari terselesaikannya operasi, tetapi juga dari kemampuan menjaga kebersamaan dan keselamatan seluruh personel.
Kepulangan personel Satgas menjadi momentum memperkuat solidaritas dan semangat pengabdian di lingkungan satuan.
Semangat juang serta kedisiplinan yang ditunjukkan selama penugasan diharapkan mampu menjadi contoh dan motivasi bagi seluruh prajurit dalam menjalankan tugas-tugas berikutnya.
Suasana penuh haru dan kekeluargaan terlihat saat para prajurit kembali berkumpul bersama rekan dan keluarga di markas batalyon.
Keberhasilan Satgas Pamobvitnas PT Freeport Indonesia Tahun 2025–2026 menjadi bagian dari komitmen Yonif 754 Kostrad dalam menjaga profesionalisme dan kesiapan prajurit di setiap pelaksanaan tugas negara.
Pengabdian, Loyalitas, dan Keselamatan Prajurit Menjadi Kebanggaan dalam Setiap Penugasan.
Romo Kefas



