DPP FOKSI Serukan Ruang Publik yang Sejuk dan Beretika di Tengah Dinamika Politik

Spread the love

DPP FOKSI Serukan Ruang Publik yang Sejuk dan Beretika di Tengah Dinamika Politik

Jakarta — Dewan Pimpinan Pusat Forum Komunikasi Santri Indonesia (DPP FOKSI) mengajak seluruh elemen bangsa untuk menjaga etika komunikasi publik dan menghindari penyebaran narasi yang belum terverifikasi di ruang digital.

Seruan tersebut disampaikan menyusul polemik yang berkembang terkait pernyataan Amien Rais melalui media digital pribadinya yang menyinggung Presiden RI Prabowo Subianto dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

Ketua Umum DPP FOKSI, Muhammad Natsir, menegaskan bahwa demokrasi memberikan ruang bagi setiap warga negara untuk menyampaikan pendapat. Namun demikian, kebebasan tersebut harus tetap dibarengi tanggung jawab moral, etika, dan penghormatan terhadap kehormatan pihak lain.

Menurutnya, tradisi keilmuan santri mengajarkan pentingnya tabayyun atau klarifikasi sebelum menyampaikan informasi kepada publik. Prinsip tersebut dinilai penting agar ruang publik tidak dipenuhi spekulasi maupun dugaan yang belum memiliki dasar fakta yang jelas.

FOKSI menilai penyebaran narasi yang belum terkonfirmasi dapat memicu kegaduhan sosial dan mengganggu persatuan masyarakat. Karena itu, organisasi tersebut mengajak tokoh publik untuk lebih berhati-hati dalam menyampaikan pernyataan di ruang digital.

Selain mengedepankan komunikasi yang santun dan berbasis fakta, FOKSI juga menekankan pentingnya menjaga marwah kepemimpinan nasional demi terciptanya stabilitas sosial dan politik di tengah masyarakat.

Dalam keterangannya, DPP FOKSI menyatakan dukungan terhadap terciptanya ruang digital Indonesia yang sehat, edukatif, dan bebas dari konten yang berpotensi memecah belah persatuan bangsa.

Muhammad Natsir mengatakan bahwa santri memiliki tanggung jawab moral untuk ikut menjaga persaudaraan kebangsaan serta memperkuat demokrasi yang beradab dan beretika.

Pernyataan tersebut disampaikan DPP FOKSI sebagai bentuk kepedulian terhadap pentingnya menjaga suasana publik yang kondusif di tengah dinamika demokrasi nasional.

Sumber: Muhammad Natsir — Ketua Umum DPP FOKSI

Jurnalis: Romo Kefas

  • Related Posts

    Diklaim Jadi Program Bupati, FRIC Minta Pemkab Kuningan Hormati Penggagas Acara

    Spread the love

    Spread the loveJANGKARPENA.COM: Kuningan, 4 September 2026 – Rapat Paripurna Hari Jadi Kuningan ke-528 yang dihadiri Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi alias KDM, justru menyisakan polemik. Pasalnya, Bupati Kuningan Dr…

    Ironi Pagu Rp 1.720.577.000.00 Miliar: GSG Mustika Tigaraksa Diduga Mangkrak, Pengawasan DTRB Kabupaten Tangerang Dipertanyakan

    Spread the love

    Spread the loveJANGKARPENA.COM: Kabupaten Tanggerang, 2 September 2026 — Proyek pembangunan Gedung Serba Guna (GSG) Warga 07 Perum Mustika Tigaraksa, Desa Pasir Nangka, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, yang digelontorkan melalui…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *