Keluarga Besar JA’PERS Gelar Tasyakuran Kehamilan Tujuh Bulan di Kota Bogor
Bogor – Rasa syukur atas anugerah keluarga kembali diwujudkan melalui acara tasyakuran tujuh bulanan yang digelar keluarga besar Jalin Persaudaraan (JA’PERS), Senin malam (11/05/2026), di Kota Bogor.
Acara yang berlangsung di kediaman keluarga Zulkifli Muhammad Zen dan Otih Nurhotimah, Jalan KH Abdurahman Al Amsyari, Kampung Kelapa Tiga, Kelurahan Mekarwangi, Kecamatan Tanah Sareal, berlangsung penuh kehangatan dan nuansa kekeluargaan.
Momentum tersebut menjadi istimewa karena merupakan syukuran kehamilan cucu pertama dalam keluarga besar Ketua JA’PERS. Sejumlah keluarga, sahabat, tokoh masyarakat, hingga anggota JA’PERS turut hadir memberikan doa dan dukungan.
Kegiatan dimulai selepas salat Isya dengan pembacaan doa bersama dan tausiyah singkat mengenai pentingnya menjaga keharmonisan keluarga serta memperkuat silaturahmi di tengah kehidupan sosial masyarakat.
Dalam sambutannya, Otih Nurhotimah mengaku bersyukur atas perhatian dan doa yang diberikan seluruh tamu undangan kepada keluarga mereka.
“Kami sangat berterima kasih atas kehadiran semuanya. Semoga ibu dan calon bayi diberikan kesehatan, keselamatan, dan kelak menjadi anak yang membawa kebahagiaan bagi keluarga,” ungkapnya.
Suasana haru dan kebersamaan terlihat ketika para tamu mengikuti rangkaian prosesi adat tujuh bulanan yang masih dilestarikan sebagai bagian dari tradisi masyarakat Indonesia.
Selain menjadi ungkapan rasa syukur, acara tersebut juga menjadi wadah mempererat hubungan persaudaraan antar keluarga dan komunitas. Kehadiran para anggota JA’PERS menunjukkan eratnya hubungan kekeluargaan yang selama ini terbangun dalam organisasi tersebut.
Tradisi mitoni atau tujuh bulanan sendiri hingga kini masih dijaga oleh banyak masyarakat sebagai simbol harapan dan doa bagi calon ibu maupun bayi yang akan lahir.
Melalui kegiatan sederhana namun penuh makna itu, keluarga besar JA’PERS berharap kebersamaan dan nilai kekeluargaan terus terjaga serta menjadi contoh positif dalam kehidupan bermasyarakat.
Sumber: Zoel
Jurnalis: Romo Kefas
