Tri Adhianto Lakukan Penyegaran Pejabat, Fokus pada Penyerapan Tenaga Kerja dan Penguatan Pariwisata

Spread the love

Tri Adhianto Lakukan Penyegaran Pejabat, Fokus pada Penyerapan Tenaga Kerja dan Penguatan Pariwisata

Bekasi — Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, melakukan rotasi dua pejabat pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemerintah Kota Bekasi sebagai bagian dari langkah penyegaran organisasi dan percepatan program kerja daerah.

Dalam rotasi tersebut, Dzikron resmi dipercaya memimpin Dinas Tenaga Kerja Kota Bekasi, sementara Nadih Arifin ditunjuk sebagai Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Bekasi.

Tri Adhianto menegaskan bahwa pergantian pejabat bukan sekadar perubahan posisi, tetapi bagian dari upaya memperkuat kinerja birokrasi agar lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

“Setiap amanah jabatan harus dijawab dengan kerja nyata dan inovasi. Pemerintah membutuhkan percepatan dalam menyelesaikan berbagai tantangan yang ada,” ujar Tri dalam arahannya.

Kepada Kepala Dinas Tenaga Kerja yang baru, Tri memberikan perhatian khusus terhadap upaya penurunan angka pengangguran di Kota Bekasi. Ia meminta agar Disnaker segera menghadirkan program yang mampu membuka peluang kerja secara lebih luas, termasuk mendorong penempatan tenaga kerja ke luar negeri.

Menurutnya, program tersebut harus memiliki arah yang jelas dan target yang terukur agar dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat pencari kerja.

“Kita ingin peluang kerja semakin terbuka. Tidak hanya di dalam negeri, tetapi juga mempersiapkan tenaga kerja yang mampu bersaing di pasar internasional,” katanya.

Tri juga menekankan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pelatihan keterampilan dan penguatan kompetensi tenaga kerja melalui Balai Latihan Kerja (BLK).

Ia menilai kesiapan tenaga kerja menjadi faktor penting agar masyarakat Kota Bekasi mampu bersaing dengan daerah lain di tengah kebutuhan industri yang terus berkembang.

Sementara itu, kepada Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan yang baru, Tri meminta agar pengembangan sektor pariwisata dan budaya dilakukan secara lebih inklusif dengan melibatkan pelaku UMKM dan komunitas kreatif.

Menurutnya, sektor pariwisata memiliki potensi besar dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah apabila dikelola melalui kolaborasi lintas sektor.

“Pariwisata harus terhubung dengan ekonomi kreatif dan UMKM agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat,” ungkapnya.

Melalui rotasi tersebut, Pemerintah Kota Bekasi berharap seluruh perangkat daerah semakin inovatif, profesional, dan mampu menghadirkan pelayanan serta program pembangunan yang lebih efektif bagi masyarakat.

Jurnalis: Romo Kefas

  • Related Posts

    Polisi Kanigaran Dampingi Petani Curahgrinting, Siap Teruskan Keluhan ke Penyuluh

    Spread the love

    Spread the loveJANGKARPENA.COM: Probolinggo, 8 September 2026 – Polisi tak hanya hadir untuk menjaga keamanan, tetapi juga ikut mendampingi masyarakat dalam mendukung program ketahanan pangan. Hal itu dilakukan Unit Binmas…

    Jalan Rusak Di Kp Cipari Cisoka Sudah kami Sampaikan Pada Bupati Dan Wakil Bupati Tangerang Dan sudah Terbalaskan, Ini Kata Wahyu Nugraha Sekretaris DPD Partai Golkar

    Spread the love

    Spread the loveJANGKARPENA.COM: Tangerang, 8 September 2026 – Protes Ema Ema dan muda mudi warga Kp Cipari Desa Cempaka Kec Cisoka Kab Tangerang Banten, terkait jalan depan rumahnya yang hancur…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *