Polri Bergerak Cepat, Polsek Pulomerak Bantu Evakuasi Korban Laka Laut di Perairan Pulau Tempurung

Spread the love

JANGKARPENA.COM: Cilegon, 29 Oktober 2026 – Respons cepat ditunjukkan jajaran Polres Cilegon Polda Banten melalui personel Polsek Pulomerak yang bersinergi dengan Ditpolair Polda Banten, TNI AL, relawan nelayan, dan unsur terkait dalam mendukung proses evakuasi korban kecelakaan laut di sekitar perairan Pulau Tempurung, Senin (26/10/2026).

Melalui kegiatan Commander Wish Kapolda Banten, PECAK (Pergelaran Cepat Anggota Kepolisian), personel Polsek Pulomerak bergerak melakukan pengamanan dan membantu proses transit evakuasi korban yang dibawa menggunakan kapal nelayan menuju Dermaga Pantai Mabak, Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Pulomerak, Kota Cilegon.

Sekitar pukul 16.15 WIB, dua korban tiba di Dermaga Pantai Mabak setelah dievakuasi oleh KM Inti Rezeki. Petugas medis dari TNI AL kemudian melakukan pemeriksaan dan menyatakan kedua korban meninggal dunia. Selanjutnya, jenazah dibawa ke RSUD Panggung Rawi Kota Cilegon menggunakan ambulans ASDP untuk penanganan lebih lanjut.

Sementara itu, seorang korban lainnya, Ujang (34), berhasil diselamatkan setelah dievakuasi menggunakan KMP SMS Sagita. Korban selanjutnya mendapatkan penanganan medis di Puskesmas Pulomerak.

Proses evakuasi berlangsung melalui koordinasi dan kerja sama antarpersonel di lapangan. Kehadiran Polri bersama unsur TNI AL, Ditpolair Polda Banten, serta relawan nelayan menjadi bagian penting dalam mendukung kelancaran proses evakuasi, mulai dari kedatangan korban di dermaga hingga proses penanganan selanjutnya.

Polsek Pulomerak memastikan dukungan terhadap proses evakuasi berjalan dengan baik, sekaligus membantu menjaga situasi di lokasi transit agar tetap aman dan kondusif. Adapun penanganan lebih lanjut terkait kecelakaan laut tersebut ditangani oleh Direktorat Polair Polda Banten.

Peristiwa ini menjadi pengingat akan pentingnya keselamatan dalam aktivitas pelayaran, termasuk memastikan kondisi kapal dan perlengkapan keselamatan sebelum berlayar serta meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi cuaca dan perairan.

Melalui kegiatan PECAK, Polres Cilegon menegaskan komitmen Polri untuk hadir secara cepat dalam situasi darurat, bersinergi dengan berbagai pihak, serta memberikan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan. Kehadiran personel di lapangan merupakan wujud nyata pelaksanaan tugas kemanusiaan, terutama dalam mendukung penanganan korban kecelakaan laut.

Polres Cilegon turut menyampaikan keprihatinan mendalam atas meninggalnya dua korban dalam peristiwa tersebut dan berharap keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan serta ketabahan.

[TGR/GWI]

  • Related Posts

    Astamaops Kapolri dan Kakorlantas Polri Tinjau Kesiapan Pengamanan Nataru 2026 di Pelabuhan Merak

    Spread the love

    Spread the loveJANGKARPENA.COM: Cilegon – Dalam rangka kesiapan pengamanan Natal 2026 dan Tahun Baru 2027 Astamaops Kapolri Komjen Pol Roycke Harry Langie bersama Kakorlantas Polri Brigjen Pol Aries Syahbudin melaksanakan…

    Peringati HCPSN 2026, Kapolda Banten Ajak Masyarakat Lestarikan Keanekaragaman Hayati

    Spread the love

    Spread the loveJANGKARPENA.COM: Serang, 5 November 2026 – Kapolda Banten Irjen Pol Hendra Kurniawan, S.I.K., M.M., M.H., beserta Wakapolda Banten Brigjen Pol Zain Dwi Nugroho, S.H., S.I.K., M.Si., dan seluruh…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *