PERUKRI Tajur Halang Satukan Umat dalam Doa, Angkat Nilai Persatuan Keluarga sebagai Fondasi Kehidupan

Spread the love

PERUKRI Tajur Halang Satukan Umat dalam Doa, Angkat Nilai Persatuan Keluarga sebagai Fondasi Kehidupan

Bogor, 23 Juni 2026 – Semangat persaudaraan dan kepedulian terhadap kehidupan keluarga mewarnai Ibadah Doa Persekutuan Umat Kristiani (PERUKRI) Kecamatan Tajur Halang yang digelar di GSJA Batu Karang, Kampung Cina RT 03/RW 09, Kecamatan Tajur Halang, Kabupaten Bogor, Selasa (23/6/2026).

Kegiatan yang saat ini masih berlangsung tersebut menjadi momentum bagi umat Kristiani untuk tidak hanya bersekutu dalam doa, tetapi juga merefleksikan kembali pentingnya peran keluarga dalam membangun kehidupan rohani yang sehat dan kuat.

Dipimpin oleh Pdt. Haposan Manurung selaku Gembala Sidang GSJA Batu Karang, ibadah berlangsung dalam suasana yang penuh kehangatan dan kebersamaan. Sejumlah jemaat dari berbagai gereja tampak mengikuti setiap rangkaian acara dengan penuh perhatian dan sukacita.

Dalam kesempatan tersebut, Ibu Novita Gonggalang menyampaikan Firman Tuhan dengan tema “Family Unity” yang diambil dari Filipi 2:1-11. Pesan yang disampaikan menyoroti pentingnya membangun kesatuan hati dalam keluarga sebagai wujud nyata dari iman yang hidup.

Menurutnya, keluarga merupakan tempat pertama seseorang belajar tentang kasih, pengampunan, kerendahan hati, dan tanggung jawab. Ketika nilai-nilai tersebut dijalankan dengan sungguh-sungguh, keluarga akan menjadi tempat yang mampu menghadirkan rasa aman, damai, dan sukacita bagi setiap anggotanya.

Lebih lanjut, jemaat diajak untuk meneladani karakter Kristus yang mengutamakan kepentingan orang lain dan hidup dalam kerendahan hati. Sikap tersebut dinilai sangat relevan dalam kehidupan keluarga, terutama ketika menghadapi berbagai perbedaan dan tantangan yang kerap muncul dalam kehidupan sehari-hari.

Selain menjadi sarana penguatan iman, ibadah doa PERUKRI juga menjadi wadah mempererat hubungan antarumat Kristiani di wilayah Tajur Halang. Kebersamaan yang terjalin diharapkan dapat memperkuat sinergi gereja-gereja dalam memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.

Tema Family Unity yang diangkat dalam ibadah kali ini sekaligus menjadi pengingat bahwa keluarga yang rukun dan bersatu merupakan aset berharga bagi gereja, masyarakat, bahkan bangsa. Dari keluarga yang kuat akan lahir generasi yang memiliki karakter, integritas, dan kepedulian terhadap sesama.

Hingga berita ini dipublikasikan, ibadah masih berlangsung dengan penuh kekhusyukan. Doa-doa terus dipanjatkan bagi keluarga-keluarga Kristen, para pemimpin gereja, serta bangsa Indonesia agar senantiasa berada dalam perlindungan dan penyertaan Tuhan.

Jurnalis : Atma Nurjati
Editor : Tim Redaksi

  • Related Posts

    Diklaim Jadi Program Bupati, FRIC Minta Pemkab Kuningan Hormati Penggagas Acara

    Spread the love

    Spread the loveJANGKARPENA.COM: Kuningan, 4 September 2026 – Rapat Paripurna Hari Jadi Kuningan ke-528 yang dihadiri Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi alias KDM, justru menyisakan polemik. Pasalnya, Bupati Kuningan Dr…

    Ironi Pagu Rp 1.720.577.000.00 Miliar: GSG Mustika Tigaraksa Diduga Mangkrak, Pengawasan DTRB Kabupaten Tangerang Dipertanyakan

    Spread the love

    Spread the loveJANGKARPENA.COM: Kabupaten Tanggerang, 2 September 2026 — Proyek pembangunan Gedung Serba Guna (GSG) Warga 07 Perum Mustika Tigaraksa, Desa Pasir Nangka, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, yang digelontorkan melalui…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *