Brigif 3 Kostrad Lepas Putra Terbaiknya, Mayor Sidiq Sumantri Siap Jalankan Amanah Baru di Kodam IV/Diponegoro
Maros — Suasana haru, bangga, dan penuh penghormatan menyelimuti Markas Brigif 3/Tri Budi Sakti Kostrad di Kariango, Kabupaten Maros, saat keluarga besar satuan menggelar Korps Raport Perwira dalam rangka pelepasan Mayor Inf Sidiq Sumantri, Senin (1/6/2026).
Perwira yang selama ini mengemban tugas sebagai Kepala Seksi Intelijen Brigif 3 Kostrad tersebut mendapat kepercayaan baru dari pimpinan TNI AD untuk menjabat sebagai Komandan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Danyonif TP) di jajaran Kodam IV/Diponegoro.
Acara yang dipimpin langsung oleh Komandan Brigif 3 Kostrad, Letkol Inf Morison Chandra Karundeng, S.Sos., menjadi simbol penghargaan atas dedikasi dan pengabdian yang telah diberikan Mayor Sidiq selama bertugas di lingkungan Brigif 3/TBS.
Dalam tradisi militer, perpindahan tugas bukan hanya bagian dari mekanisme organisasi, tetapi juga bentuk regenerasi kepemimpinan yang bertujuan memperluas pengalaman, meningkatkan kapasitas personel, serta memperkuat kualitas sumber daya manusia TNI.
Letkol Inf Morison Chandra Karundeng menegaskan bahwa setiap jabatan merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh integritas dan tanggung jawab. Ia meyakini bahwa pengalaman yang dimiliki Mayor Sidiq selama bertugas di Brigif 3 Kostrad akan menjadi modal penting dalam mengemban tugas di satuan barunya.
“Atas nama keluarga besar Brigif 3/TBS, kami menyampaikan terima kasih atas loyalitas, dedikasi, dan pengabdian yang telah diberikan. Semoga sukses dalam menjalankan amanah baru dan terus memberikan kontribusi terbaik bagi TNI Angkatan Darat,” ungkapnya.
Bagi rekan-rekan prajurit yang pernah bertugas bersama, Mayor Sidiq dikenal sebagai sosok yang disiplin, pekerja keras, dan memiliki komitmen tinggi terhadap tugas yang diemban. Karena itu, pelepasan tersebut tidak hanya menjadi agenda kedinasan, tetapi juga momentum emosional bagi keluarga besar satuan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut para komandan batalyon jajaran Brigif 3 Kostrad, pengurus Persit Kartika Chandra Kirana, para perwira, bintara, tamtama, serta anggota Persit yang memberikan penghormatan dan doa terbaik bagi perjalanan tugas Mayor Sidiq selanjutnya.
Korps Raport yang berlangsung sederhana namun penuh makna itu menjadi pengingat bahwa setiap prajurit memiliki perjalanan pengabdian yang terus berlanjut. Dari satu satuan ke satuan lainnya, dari satu amanah menuju amanah berikutnya, semangat pengabdian kepada bangsa dan negara tetap menjadi tujuan utama.
Dalam Setiap Perpindahan Tugas, Ada Pengalaman yang Dibawa, Ada Jejak Pengabdian yang Ditinggalkan, dan Ada Harapan Baru yang Menanti untuk Diwujudkan.
Romo Kefas








